Scout Bakat Digital Indonesia Mencapai Sembilan Juta: Jokowi
Kepanduan bakat digital di Indonesia dalam 15 tahun ke depan mencapai sembilan juta untuk akhirnya bermigrasi ke lingkungan kerja digital di semua sektor, menurut Presiden Joko Widodo (Jokowi). Agen Poker
"Dalam perjalanan menuju transformasi digital, negara kita membutuhkan talenta digital, mencapai setidaknya sembilan juta, untuk 15 tahun ke depan. Ini membutuhkan persiapan serius untuk dilakukan," kata Jokowi dalam pertemuan terbatas mengenai perencanaan transformasi digital di Istana Merdeka di sini pada hari Senin.
Negara ini perlu menciptakan talenta digital yang mencapai setidaknya 600 ribu setiap tahun untuk membangun ekosistem digital, ia menekankan.
Pandemi COVID-19 telah mengubah cara orang bekerja dan berinteraksi dengan orang lain, dan itu harus digunakan sebagai momentum untuk mempercepat migrasi ke ekosistem kerja digital.
"Ini karena selama pandemi dan bahkan selama periode pasca-pandemi, perubahan struktural telah terjadi dalam cara kerja, dalam aktivitas, konsumsi, pembelajaran, dan transaksi, dari offline dengan kontak fisik ke online dan digital," Presiden menunjukkan.
"Dalam perjalanan menuju transformasi digital, negara kita membutuhkan talenta digital, mencapai setidaknya sembilan juta, untuk 15 tahun ke depan. Ini membutuhkan persiapan serius untuk dilakukan," kata Jokowi dalam pertemuan terbatas mengenai perencanaan transformasi digital di Istana Merdeka di sini pada hari Senin.
Negara ini perlu menciptakan talenta digital yang mencapai setidaknya 600 ribu setiap tahun untuk membangun ekosistem digital, ia menekankan.
Pandemi COVID-19 telah mengubah cara orang bekerja dan berinteraksi dengan orang lain, dan itu harus digunakan sebagai momentum untuk mempercepat migrasi ke ekosistem kerja digital.
"Ini karena selama pandemi dan bahkan selama periode pasca-pandemi, perubahan struktural telah terjadi dalam cara kerja, dalam aktivitas, konsumsi, pembelajaran, dan transaksi, dari offline dengan kontak fisik ke online dan digital," Presiden menunjukkan.
Jokowi menegaskan bahwa transformasi digital akan membutuhkan perencanaan yang matang dengan kebijakan yang berlaku secara nasional dan peningkatan kapasitas infrastruktur digital di semua wilayah. Agen Domino
Jokowi percaya bahwa digitalisasi akan berdampak pada daya saing Indonesia di pasar regional dan global.
"Menurut survei IMD World Digital Competitiveness pada 2019, negara kami berada di peringkat ke-56 dari 63 negara. Kami masih peringkat jauh di bawah negara-negara ASEAN lainnya, seperti Thailand, yang berada di peringkat ke-40; Malaysia, ke-26, dan Singapura di posisi kedua, "kata presiden.
Peringkat Daya Saing Digital IMD World mengukur kapasitas dan kesiapan 63 ekonomi untuk mengadopsi dan mengeksplorasi teknologi digital sebagai pendorong utama transformasi ekonomi dalam bisnis, pemerintah, dan masyarakat, secara umum.
Jokowi percaya bahwa digitalisasi akan berdampak pada daya saing Indonesia di pasar regional dan global.
"Menurut survei IMD World Digital Competitiveness pada 2019, negara kami berada di peringkat ke-56 dari 63 negara. Kami masih peringkat jauh di bawah negara-negara ASEAN lainnya, seperti Thailand, yang berada di peringkat ke-40; Malaysia, ke-26, dan Singapura di posisi kedua, "kata presiden.
Peringkat Daya Saing Digital IMD World mengukur kapasitas dan kesiapan 63 ekonomi untuk mengadopsi dan mengeksplorasi teknologi digital sebagai pendorong utama transformasi ekonomi dalam bisnis, pemerintah, dan masyarakat, secara umum.









No comments