Polda Metro Jaya Kembali Membagikan 15.000 Paket Sembako
Polda Metro Jaya kembali membagikan 15.000 paket sembako kepada masyarakat di wilayah metropolitan Jakarta, Bekasi, Depok, dan Tangerang yang terkena imbas langsung pandemi novel coronavirus disease (COVID-19). Agen Bola
Paket sembako yang disediakan oleh Polri dan Mabes Polri, Rabu, dibagikan kepada penerima yang diprioritaskan, seperti anggota rumah tangga miskin, supir taksi dan angkutan umum lainnya, dan perusahaan angkutan, serta perusahaan angkutan umum. buruh.
Kapolres Metro Jakarta Inspektur Jenderal Nana Sudjana berbicara tentang program gerakan bantuan sosial serupa yang juga dilakukan oleh semua Mabes Polri lainnya untuk membantu mereka yang terkena dampak akut pandemi COVID-19.
“Gerakan bantuan sosial ini diperintahkan Kapolri untuk membantu masyarakat yang terkena dampak, seperti rumah tangga miskin, supir, dan buruh,” ujarnya seraya mengimbau masyarakat di wilayah metropolitan Jakarta untuk terus mematuhi protokol kesehatan wajib.
Infeksi virus corona baru awalnya muncul di kota Wuhan di China pada akhir 2019.
Sejak itu, COVID-19 telah menyebar ke lebih dari 215 negara dan wilayah, termasuk 34 provinsi di Indonesia, dengan lonjakan jumlah kematian yang sangat besar. Agen Domino
Pada awal pekan ini, otoritas kesehatan Indonesia mengungkapkan bahwa kasus COVID-19 yang dikonfirmasi di Indonesia telah mencapai 141.370, dengan 94.458 pasien sembuh total dan 6.207 lainnya meninggal karena virus.
Untuk mengatasi pandemi COVID-19, Indonesia telah mengerahkan segala upaya untuk mengembangkan vaksin untuk melawan virus yang telah mendorong semua negara yang terkena dampak untuk terhindar dari krisis kesehatan dan ekonomi masyarakat.
Pandemi tersebut telah sangat mempengaruhi perekonomian Indonesia seperti terlihat dari produk domestik bruto yang dilaporkan mengalami kontraksi 5,32 persen pada kuartal kedua tahun ini.
Akan sulit bagi pemerintah untuk menangani krisis kesehatan dan ekonomi masyarakat tanpa dukungan yang kuat dan partisipasi aktif dari semua elemen masyarakat.
Presiden keenam Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, menyatakan keyakinannya atas kemampuan bangsa untuk menyelesaikan dan mengatasi krisis kembar selama negara itu bersatu. Sembako
Untuk itu, ia menyarankan agar pemerintah memimpin dan membantu masyarakat, sedangkan masyarakat di pihaknya mendukung penuh pemerintah dan memenuhi kewajibannya.









No comments