Indeks PMI Manufaktur Juli Indonesia Mencapai 46,9
Indeks Manajer Pembelian Manufaktur Indonesia (PMI) tercatat 46,9 poin pada Juli 2020, menandakan kenaikan dari 39,1 poin pada Juni 2020. Agen Poker
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan bahwa untuk kembali ke level 51.9 pada Februari 2020 atau sebelum pandemi, Indonesia perlu meningkatkan sisi permintaan ekonomi.
"Tentu saja, ini adalah pekerjaan rumah bagi kita semua, sehingga kita dapat kembali ke angka 51,9, meskipun kita tidak dapat menyangkal bahwa itu semua tergantung pada beberapa masalah," Menteri Kartasasmita mengatakan pada seminar web berjudul "Relokasi Investasi ke Indonesia di Waktu COVID-19 "di Jakarta, Selasa.
Menteri Perindustrian menyoroti bahwa aspek yang paling penting adalah bagaimana Indonesia dapat menjaga permintaan pasar tetap sehat dan memastikan penyerapan produk untuk industri manufaktur Indonesia.
Angka PMI untuk Juli 2020 adalah yang tertinggi sejak Februari lalu, dengan demikian menunjukkan lambatnya pemulihan sektor industri domestik.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan bahwa untuk kembali ke level 51.9 pada Februari 2020 atau sebelum pandemi, Indonesia perlu meningkatkan sisi permintaan ekonomi.
"Tentu saja, ini adalah pekerjaan rumah bagi kita semua, sehingga kita dapat kembali ke angka 51,9, meskipun kita tidak dapat menyangkal bahwa itu semua tergantung pada beberapa masalah," Menteri Kartasasmita mengatakan pada seminar web berjudul "Relokasi Investasi ke Indonesia di Waktu COVID-19 "di Jakarta, Selasa.
Menteri Perindustrian menyoroti bahwa aspek yang paling penting adalah bagaimana Indonesia dapat menjaga permintaan pasar tetap sehat dan memastikan penyerapan produk untuk industri manufaktur Indonesia.
Angka PMI untuk Juli 2020 adalah yang tertinggi sejak Februari lalu, dengan demikian menunjukkan lambatnya pemulihan sektor industri domestik.
Kartasasmita optimis bahwa PMI Manufaktur akan dipercepat kembali pada titik ekspansif (level 50) seperti yang tercatat pada Februari di 51,9 poin. Agen Domino
"Setidaknya, angka yang ada bisa menjadi indikator bahwa ekonomi kita mulai bangkit kembali," tegasnya.
Kartasasmita menunjukkan bahwa bukti lain bahwa ekonomi Indonesia telah mulai menunjukkan tanda-tanda perbaikan adalah pertumbuhan investasi di sektor industri.
"Kita juga bisa melihat pemulihan dalam hal nilai investasi industri pada semester pertama 2020 yang meningkat 24 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, dari Rp104,6 triliun menjadi Rp129,6 triliun," katanya.
Bahkan, selama periode Januari hingga Juni 2020, industri pengolahan non-migas adalah salah satu sektor yang secara konsisten memberikan kontribusi tertinggi terhadap nilai ekspor nasional.
Total nilai pengiriman produk dari sektor manufaktur mencapai hampir US $ 60,76 miliar, atau merupakan 79,52 persen dari total angka ekspor nasional yang menyentuh $ 76,41 miliar.
"Setidaknya, angka yang ada bisa menjadi indikator bahwa ekonomi kita mulai bangkit kembali," tegasnya.
Kartasasmita menunjukkan bahwa bukti lain bahwa ekonomi Indonesia telah mulai menunjukkan tanda-tanda perbaikan adalah pertumbuhan investasi di sektor industri.
"Kita juga bisa melihat pemulihan dalam hal nilai investasi industri pada semester pertama 2020 yang meningkat 24 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, dari Rp104,6 triliun menjadi Rp129,6 triliun," katanya.
Bahkan, selama periode Januari hingga Juni 2020, industri pengolahan non-migas adalah salah satu sektor yang secara konsisten memberikan kontribusi tertinggi terhadap nilai ekspor nasional.
Total nilai pengiriman produk dari sektor manufaktur mencapai hampir US $ 60,76 miliar, atau merupakan 79,52 persen dari total angka ekspor nasional yang menyentuh $ 76,41 miliar.









No comments