Breaking News

Suku Dayak: Telinga Panjang Memanjang Melambangkan Kecantikan dan Kesabaran

http://159.203.96.167/

Kalimantan memang memiliki banyak keunikan, salah satunya adalah dalam tradisi memanjangkan telinga. Tradisi ini umum bagi mereka yang berasal dari generasi yang lebih tua. Agen Poker

Ya, memang tidak semua orang Dayak melakukannya. Namun, salah satu desa pedalaman suku Dayak Kenyah Bena Baru yang terletak di Sungai Kelay, Kabupaten Sambaliung, Kabupaten Malinau, Kalimantan Timur, masih sangat menganut tradisi atau budaya.

Meskipun Kenyah adalah suku pedalaman, desa itu dibuka untuk umum pada 1980-an. Ada sekitar 20 nenek bertelinga panjang dengan proses pemanjangan telinga yang dimulai sejak bayi.

Dalam prosesnya, telinga diregangkan menggunakan ballast logam, dalam bentuk cincin kecil atau puncak pemintalan kecil. Ballast tambahan diterapkan setiap tahun.

Lalu tradisi apa yang ada di belakang telinga? Ternyata di zaman kuno, telinga panjang sering dikaitkan dengan status sosial seseorang dalam masyarakat Dayak. Untuk suku Dayak, telinga yang panjang menunjukkan bahwa mereka termasuk kelas bangsawan.

Bagi wanita bangsawan itu, adalah suatu kehormatan memiliki telinga yang panjang. Tetapi juga sebagai perbedaan pada wanita yang menjadi budak, kalah dalam pertempuran, dan tidak mampu membayar hutang. Agen Domino

"Nenek buyut saya memiliki telinga yang panjang, saya pernah bertanya kepada ibu saya apakah telinga nenek buyut saya sakit," katanya, "selalu ada keindahan seorang wanita Dayak," kata Martya, seorang Dayak Kenyah.

Apakah mereka kesakitan dengan mengenakan ballast logam berat di telinga mereka ?? Tidak. Para wanita bahkan bangga dengan budaya yang mereka miliki.

Bahkan, memanjangkan telinga menjadi simbol kesabaran wanita. "Semakin lama telinga perempuan Dayak, maka mereka akan merasa lebih cantik," kata salah satu siswa asli Dayak Kalimantan Tengah.

Para wanita Dayak menjalankan tradisi memperpanjang telinga dengan gembira, tanpa terbebani. Namun budaya memanjang telinga jarang ditemukan pada orang Dayak saat ini.

No comments