Kementerian Perindustrian Mendorong Inovasi Dalam Mempersiapkan Normal Baru
Kementerian Perindustrian telah mendorong sektor industri negara itu untuk meningkatkan daya saing dan kemandirian melalui inovasi dan bersiap-siap untuk beralih ke normal baru. Agen Poker
"Melalui inovasi, operator industri dapat menghadapi berbagai tantangan secara langsung dan menciptakan produk yang kompetitif," Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mencatat dalam sebuah pernyataan di Jakarta, Rabu.
Kartasasmita mengatakan bahwa inovasi juga akan menurunkan ketergantungan negara pada impor dan meningkatkan industri nasional untuk menghadapi normal baru.
Menteri mengutip contoh inovasi di sektor kesehatan yang telah menjadi kunci untuk mempercepat penanganan pandemi virus coronavirus (COVID-19) yang baru.
"Sebelum pandemi COVID-19, tidak ada industri dalam negeri yang dapat memproduksi ventilator. Namun, sekarang, dalam waktu kurang dari tiga bulan, industri, bekerja sama dengan beberapa universitas, telah mengembangkan (ventilator) dan siap untuk manufaktur," kata Kartasasmita.
"Melalui inovasi, operator industri dapat menghadapi berbagai tantangan secara langsung dan menciptakan produk yang kompetitif," Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mencatat dalam sebuah pernyataan di Jakarta, Rabu.
Kartasasmita mengatakan bahwa inovasi juga akan menurunkan ketergantungan negara pada impor dan meningkatkan industri nasional untuk menghadapi normal baru.
Menteri mengutip contoh inovasi di sektor kesehatan yang telah menjadi kunci untuk mempercepat penanganan pandemi virus coronavirus (COVID-19) yang baru.
"Sebelum pandemi COVID-19, tidak ada industri dalam negeri yang dapat memproduksi ventilator. Namun, sekarang, dalam waktu kurang dari tiga bulan, industri, bekerja sama dengan beberapa universitas, telah mengembangkan (ventilator) dan siap untuk manufaktur," kata Kartasasmita.
Kementerian Kesehatan mengutip persyaratan untuk seribu unit ventilator transportasi CPAP (Continuous Positive Airway Pressure) dan Ambubag 668. Agen Domino
Tim ahli dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Institut Teknologi Nopember 10 Surabaya (ITS) telah bekerja dalam koordinasi dengan Kementerian Perindustrian dan mengembangkan berbagai jenis ventilator, termasuk ventilator darurat.
Sebuah tim dari UGM akan segera memproduksi ventilator berfitur lengkap atau bermutu tinggi.
"Inovasi mereka juga akan membantu industri dalam negeri untuk menjadi mandiri," katanya.
Penelitian kementerian sedang berlangsung untuk menciptakan produk untuk mendukung penanganan pandemi COVID-19, termasuk desain pelindung wajah sebagai alat pelindung diri (PPE), penelitian dan pengembangan non-PCR test kit untuk deteksi virus, pengembangan yang cepat test kit untuk mendeteksi COVID-19 dengan menggunakan metode immunoassay aliran lateral, dan pengembangan bahan baku APD.
Tim ahli dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Institut Teknologi Nopember 10 Surabaya (ITS) telah bekerja dalam koordinasi dengan Kementerian Perindustrian dan mengembangkan berbagai jenis ventilator, termasuk ventilator darurat.
Sebuah tim dari UGM akan segera memproduksi ventilator berfitur lengkap atau bermutu tinggi.
"Inovasi mereka juga akan membantu industri dalam negeri untuk menjadi mandiri," katanya.
Penelitian kementerian sedang berlangsung untuk menciptakan produk untuk mendukung penanganan pandemi COVID-19, termasuk desain pelindung wajah sebagai alat pelindung diri (PPE), penelitian dan pengembangan non-PCR test kit untuk deteksi virus, pengembangan yang cepat test kit untuk mendeteksi COVID-19 dengan menggunakan metode immunoassay aliran lateral, dan pengembangan bahan baku APD.
Selain itu, kementerian telah mendorong industri farmasi dalam negeri untuk mengembangkan bahan baku untuk obat-obatan. Menteri Industri
"Untuk jangka panjang, Kementerian Perindustrian akan membangun kerja sama antara lembaga penelitian dan industri farmasi untuk mengembangkan bahan baku obat COVID-19," menteri menjelaskan.
Untuk mendukung kelangsungan hidup Industri Kecil dan Menengah (UKM), kementerian telah membantu operator UKM untuk memasarkan produk mereka melalui saluran digital.
Kartasasmita menyoroti pentingnya industri nasional untuk siap menghadapi normal baru. Industri ini dapat mengadopsi strategi inovasi digital untuk mempertahankan produktivitas dan berkontribusi pada perekonomian nasional sambil tetap berpegang pada protokol kesehatan.
"Inovasi digital telah memberikan kesempatan untuk menghadapi tantangan untuk membangun kembali industri nasional. Kami optimis tentang sektor industri kami pulih lebih cepat daripada negara lain. Ini adalah jenis optimisme yang harus kita bangun dan pertahankan sebagai simbol kebangkitan nasional," Kartasasmita menegaskan.
"Untuk jangka panjang, Kementerian Perindustrian akan membangun kerja sama antara lembaga penelitian dan industri farmasi untuk mengembangkan bahan baku obat COVID-19," menteri menjelaskan.
Untuk mendukung kelangsungan hidup Industri Kecil dan Menengah (UKM), kementerian telah membantu operator UKM untuk memasarkan produk mereka melalui saluran digital.
Kartasasmita menyoroti pentingnya industri nasional untuk siap menghadapi normal baru. Industri ini dapat mengadopsi strategi inovasi digital untuk mempertahankan produktivitas dan berkontribusi pada perekonomian nasional sambil tetap berpegang pada protokol kesehatan.
"Inovasi digital telah memberikan kesempatan untuk menghadapi tantangan untuk membangun kembali industri nasional. Kami optimis tentang sektor industri kami pulih lebih cepat daripada negara lain. Ini adalah jenis optimisme yang harus kita bangun dan pertahankan sebagai simbol kebangkitan nasional," Kartasasmita menegaskan.









No comments