Mayat Bunga Mekar di Kebun Raya Cibodas
Bunga bangkai raksasa (Amorphophallus titanum Becc.), Mencapai ketinggian 291 sentimeter, telah mekar sekali lagi di Pusat Konservasi Kebun Raya Cibodas di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) di Bogor. Agen Poker
Bunga, yang merupakan bagian dari suku talas (Araceae), juga dikenal sebagai bunga bangkai karena, ketika mekar, ia mengeluarkan bau yang sangat busuk dan kuat sehingga bisa tercium dalam radius 100 meter.
"Bau itu berasal dari asam amino yang keluar melalui permukaan tongkol. Bau busuk dihasilkan ketika bunga-bunga mekar menarik perhatian berbagai serangga, dan mereka datang dan membantu menyerbuki tanaman," kata salah satu peneliti di Konservasi Tanaman Institut Kebun Raya Cibodas, Destri, dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Jumat.
Tanaman ini diperoleh dari Sungai Manau di Taman Nasional Kerinci Seblat, Sumatra Barat selama eksplorasi pada tahun 2000.
Tanaman ini dinamai demikian karena bunganya yang besar, dan merupakan salah satu yang terbesar di dunia, kata peneliti Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Cibodas LIPI, Muhammad Imam Surya.
"Bentuk bunga yang menjulang sebenarnya adalah tongkol berwarna kuning, atau spadix, dikelilingi oleh selubung bunga yang memiliki bentuk oranye-merah yang menarik saat mekar," katanya. Agen Domino
Dia lebih lanjut mengatakan bahwa bunga memiliki kualitas yang unik: jika makanan yang dipesan di umbi cukup dan lingkungan mendukung, maka bunga majemuk muncul. Namun, jika cadangan makanan kurang, maka daunnya akan tumbuh kembali.
Amorphophallus titanium memiliki tiga tahap dalam siklus hidupnya, yaitu fase vegetatif, fase generatif (bunga), dan fase dorman (istirahat). Ketika menjadi tanaman endemik khas Sumatera, ia tidak muncul di permukaan tanah.
Ini dikategorikan sebagai tanaman yang terancam punah, berdasarkan klasifikasinya oleh International Union for Conservation of Nature (IUCN). Ini adalah spesies yang dilindungi di Indonesia sesuai dengan Peraturan Pemerintah nomor 7 tahun 1999.
Pusat Konservasi Tanaman Kebun Raya Cibodas memiliki beberapa spesimen titanium Amorphophallus. Bunga mayat pertama mekar di Kebun Raya Cibodas pada 11 Maret 2004, setelah umbi-umbian mereka ditanam pada tahun 2000 sebagai bagian dari eksplorasi. Mereka mekar untuk terakhir kalinya pada 5 April 2019.
Mereka yang ingin melihat bunga mayat dan berbagai jenis tanaman lain di Kebun Raya Cibodas harus menunggu karena fasilitas ditutup mulai 19 hingga 31 Maret sebagai bagian dari upaya untuk membendung penyebaran COVID-19. Kebun Raya Cibodas








No comments